Headline
Oleh: Renny Sundayani
Nasional - Jumat, 5 November 2010 | 19:15 WIB
TERKAIT
INILAH.COM, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) sudah mengajukan dua nama tokoh pegiat antikorupsi untuk membantu tim investigasi pimpinan pengamat Hukum dan Tata Negara Refly Harun.

Mereka ialah Kandidat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto dan Guru Besar Universitas Andalas Padang Saldi Isra.

"MK sudah menunjuk Tim yang sudah mengungkap itu yang pertama dan itu menurut saya sangat fair. Tidak ada yg lebih fair daripada itu karena kalau kami bentuk sendiri nanti disangka kami menyembunyikan sesuatu," kata Ketua MK M Mahfud MD di Kantor Mahkamah Konstitusi, Jumat (5/11/2010).

Menurutnya, MK juga memutuskan tidak akan menunjuk orang dalam instansi Mahkamah Konstitusi untuk menjadi tim anggota.

"Waktu secepat-cepatnya pengangkatannya dan SK secara sah akan dikeluarkan dan akan ditandatangan Sabtu (6/11/2010) atau lusa, kapan saja bisa," kata Mahfud.

Sementara dua nama anggota Tim Investigasi lainnya, Refly menunjuk Adnan Buyung Nasution dan Bambang Harimurty untuk membantu tim investigasi itu.

"Mereka sudah dihubungi dan bersedia, yang menghubungi sendiri bukan saya tapi Refly. Dalam waktu secepat-cepatnya, kami setuju dengan itu karena hasil pemeriksaannya akan objektif," tutup Mahfud.

Dia berharap dengan tim tersebut, Refly harus bisa menyebutkan siapa hakim yang telah berhubungan dengan tiga pihak yang dilihatnya akan memberikan suap.

Dalam tulisannya di harian Kompas beberapa waktu lalu, Refly mengaku melihat
sendiri ada orang yang membawa setumpuk uang yang akan diberikan pada hakim MK untuk memperlancar kasus.

Dia juga mengaku bertemu dengan orang yang ditelepon oleh hakim MK untuk segera menyerahkan uang sebelum ada putusan terhadap suatu perkara yang diduga terkait pemilihan kepala daerah itu. [nic]