"Kita harap dari luar (Kejaksaan). Kita punya calon dari luar yang cukup bagus. Saya usulkan Pak Mahfud dan Saldi Isra," kata Nudirman di Jakarta, Rabu (22/9).
Mahfud MD merupakan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Pria kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur, 13 Mei 1957 sebelumnya pernah menjadi anggota DPR dan Menteri Pertahanan pada Kabinet Persatuan Nasional. Sementara itu, Saldi Isra, dosen dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang yang dilahirkan di Paninggahan-Solok, 20 Agustus 1968. Saldi pernah membentuk Forum Peduli Sumatera Barat (FPSB) yang melakukan gerakan hingga akhirnya mengantarkan 43 anggota DPRD Sumbar menjadi terhukum dalam kasus tindak korupsi.
Alasan menyebut dua nama itu karena Nudirman menilai sosok yang memiliki komitmen terhadap pemberantasan korupsi. "Jelas komitmennya, terhadap pemberantasan korupsi sangat luar biasa. Bukan hanya mampu tapi komitmennya jelas. dan selama ini mereka teguh dan tidak goyang oleh buaian uang dan bujukan kemewahan," jelasnya.
Nudirman tidak sepakat bila Jaksa Agung berasal dari internal kejaksaan karena komitmen jaksa dalam memberantas korupsi. "Jelas, kita lihat empat jaksa dalam Kasus Artalita. Dan kita lihat nggak ada tindakan, boleh saja Jaksa Agung sekarang memaafkan tapi masyarakat tahu ada apa ini semua," katanya.
Sedangkan untuk posisi sebagai Wakil Jaksa Agung, Nudirman meyakini harus berasal dari jaksa karir. Paket ini kata dia sama dengan yang terjadi di Kementrian, menterinya orang politik sedangkan wakilnya dipilih dari karir. "Saya usulkan wakil jaksa agung itu harus jaksa karir, sama seperti kementerian, menterinya politis dan wakil menteri mesti karir yang berada di dalam," ujarnya. (awa/jpnn)
Mahfud MD dan Saldi Isra Paling Pantas jadi Jaksa Agung
- Detail
- Kategori: Berita
- Ditulis oleh Administrator
- Dilihat: 3520

